Bab 6

Wujud Benda, Sifat Dan Perubahannya Serta Cara Penggunaannya
A. Sifat-Sifat Benda
Benda dapat dibedakan menjadi tiga golongan sebagai berikut :
1. Benda padat, misalnya batu, kayu, besi, kertas
2. Benda cair, misalnya air, kecap, minyak tanah
3. Benda gas, misalnya udara

1. Sifat-sifat Benda Padat

Volume-benda-padat-tetap
Gambar sifat benda padat | batu mempunyai bentuk tetap dan mempunyai berat

Benda padat mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
a. Benda padat mempunyai ukuran dan bentuk tetap. Sebuah batu diletakkan di atas meja, kemudian dipindahkan ke dalam air ukurannya tetap. Batu itu tidak bertambah pendek atau bertambah panjang. Begitu pula bentuknya, batu itu tetap tidak mengalami perubahan.
b. Benda padat mempunyai berat. Sebuah batu bila ditimbang akan tambak bahwa batu itu mempunyai berat, misalnya 1 ons atau 1 kg.

2. Sifat-sifat Benda Cair

sifat benda cair
Gambar sifat benda cair | Bentuk air sesuai dengan tempatnya

a. Benda cair bentukya sesuai dengan tempatnya. Air yang dimasukkan ke dalam gelas, bentuknya seperti gelas. Air dalam ember bentuknya seperti ember. Air dalam botol bentuknya seperti botol.
b. Benda cair isinya tetap. Air yang dimasukkan ke dalam gelas, kemudian dipindahkan ke dalam botol isinya tetap, tidak bertambah dan tidak berkurang.
c. Benda cair mempunyai berat. Air yang dimasukkan ke dalam plastik kemudian ditimbang akan tampak bahwa air mempunyai berat.
d. Permukaan benda cair yang tenang selalu mendatar. Air yang dimasukkan ke dalam gelas, ke dalam botol atau ke dalam ember permukaannya selalu datar.
e. Benda cair mengalir ke tempat yang lebih rendah. Air yang dituang ke tanah akan mengalir ke tempat yang lebih rendah, bukan ke tempat yang lebih tinggi. Sungai mengalir dari daerah pegunungan ke daerah pantai.

3. Sifat-Sifat Benda Gas

ankara_balonsuslemesi4270
Gambar sifat sifat gas : gas mengisi seluruh ruangan di dalam balon
Benda gas mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
a. Benda gas mengisi seluruh ruangan yang ada.
• Bila kita meneteskan minyak wangi di atas telapak tangan maka seluruh ruangan akan mencium baunya.
• Bila kita meniup balon, maka udara akan mengisi seluruh ruangan di dalam balon.
b. Benda gas memiliki berat. Dua buah balon yang ditiup hingga menggembung kemudian ditimbang akan tampak sama berat. Tetapi bila salah satu balon dikempiskan, maka timbangan akan tidak seimbang. Udara dalam balon mempunyai berat.
B. Perubahan Wujud Benda
Benda dapat berubah wujudnya. Hal yang dapat menyebabkan benda berubah wujudnya misalnya suhu, yaitu panas atau dingin. Diantara benda yang berubah wujud itu ada yang dapat kembali ke wujud semula.

1. Perubahan wujud benda karena panas.
a. Perubahan wujud dari pada menjadi cair, disebut mencair.
Contoh :
• Lilin yang dipanaskan akan menjadi cair.
• Es yang berubah menjadi cair
b. Perubahan wujud cair menjadi uap, disebut menguap.
Contoh :
• Air yang dimasak akan berubah menjadi uap
• Minyak angin yang diteteskan akan menjadi uap
2. Perubahan wujud benda karena dingin
a. Perubahan wujud cair menjadi padat, disebut mmbeku.
Contoh :
• Air didinginkan akan membeku menjadi es
• Lilin cair yang didinginkan akan menjadi padat
b. Perubahan wujud dari uap menjadi cair, disebut mengembun.
Contoh :
• Uap yang didinginkan akan berubah menjadi embun.
1. Pembakaran
Panas dari api dapat menyebabkan benda-benda terbakar. Benda-benda yang terbakar akan berubah bentuk menjadi benda jenis baru. Benda-benda itu tidak dapat kembali ke wujud semula.
Kayu yang terbakar akan menghasilkan arang dan abu. Arang dan abu mepunyai wujud dan sifat yang lain dari pada wujud yang semula, yaitu kayu. Abu dan arang tidak akan pernah kembali menjadi kayu. Perubahan itu telah menghasilkan benda yang jenisnya baru dan bersifat tetap.
2. Pelapukan
Kayu yang terus-menerus terkena sinar matahari dan hujan akan mengalami pelapukan. Kayu itu lapuk, artinya rusak, rapuh dan mudah hancur. Kayu yang lapuk tidak dapat kembali ke wujud semula. Bahkan kayu yang lapuk tidak dapat lagi digunakan menjadi barang yang berguna.
Pelapukan yang terjadi pada makanan dan buah-buahan disebut pembusukan. Makanan yang dibiarkan begitu saja dalam waktu yang lama akan membusuk. Makanan yang membusuk tidak dapat kembali ke wujud semula. Makanan itu rusak dan tidak dapat digunakan lagi..

3. Pembusukan.
Bahan-bahan yang dimasak akan mengalami perubahan yang sifatnya tetap. Bahkan makanan yang sudah dimasak wujud dan sifatnya berbeda dari pada keadaan semula. Bahan-bahan itu tidak dapat kembali seperti semula.
Beras yang dimasak akan menjadi nasi, wujud nasi berbeda dengan wujud beras. Beras yang semula berwujud kering dan keras, setelah menjadi nasi wujudnya menjadi lunak dan agak lengket.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s